Interaksi Publik Bakal Calon Rektor Âé¶¹Ö±²¥ 2010-2014: KM Âé¶¹Ö±²¥ Tentukan Sikap dan Harapan

Oleh alitdewanto

Editor alitdewanto

BANDUNG, itb.ac.id- Keluarga Mahasiswa (KM) Âé¶¹Ö±²¥, melalui Tim Kajian Satu Âé¶¹Ö±²¥ menentukan sikap dan harapan dalam rangka pemilihan Rektor Âé¶¹Ö±²¥ untuk Periode 2010-2014 ini. Sikap dan harapan ini dirangkum dalam tabulasi isu umum yang disampaikan dalam konferensi pers Interaksi Publik Bakal Calon Rektor Âé¶¹Ö±²¥ 2010-2014 bertempat di Aula Barat pada Sabtu (10/10/09). Ridwansyah Yusuf Achmad, Presiden KM Âé¶¹Ö±²¥, menjadi narasumber dalam konferensi pers ini.
Mahasiswa merupakan elemen terbanyak dalam kampus sehingga keberadaannya patut diperhitungkan, demikian tulis Tim Kajian Satu Âé¶¹Ö±²¥. Sebagai elemen terbanyak, mahasiswa menjadi aset yang sangat dibutuhkan oleh kampus. Berangkat dari hal tersebut, diperlukan komunikasi yang baik antara pejabat kampus dan mahasiswanya. Komunikasi ini dapat mengoptimalkan kinerja kampus sesuai dengan visinya.

KM Âé¶¹Ö±²¥ sebagai wadah organisasi mahasiswa terpusat Âé¶¹Ö±²¥ memandang perlu untuk menentukan sikap dan harapan bagi siapapun yang nantinya akan menjabat sebagai Rektor Âé¶¹Ö±²¥. Perumusannya melibatkan aspirasi perwakilan seluruh mahasiswa Âé¶¹Ö±²¥. Sikap ini dirangkum dalam delapan poin yang intinya merupakan saran dalam pembangunan itb lima tahun ke depan. Delapan poin yang disampaikan Yusuf ialah

1. Âé¶¹Ö±²¥ dapat meningkatkan aplikasi IPTEK dalam masyarakat khususnya penerapan teknologi tepat guna bagi masyarakat.
2. Âé¶¹Ö±²¥ dapat meningkatkan aksesbilitas pendidikan terhadap masyarakat.
3. Âé¶¹Ö±²¥ dapat menjamin transparasi penyelenggaraan pendidikan terhadap semua stakeholder.
4. Âé¶¹Ö±²¥ dapat menjamin tidak adanya komersialisasi dalam pendidikan.
5. Âé¶¹Ö±²¥ hrus dapat merealisasikan beasiswa minimal 20% dari mahasiswanya.
6. Âé¶¹Ö±²¥ dapat meningkatkan dukungan fasilitas khususnya dalam hal riset dan aktualisasi diri mahasiswa.
7. Âé¶¹Ö±²¥ harus dapat melakukan pembenahan dalam pembinaan kemahasiswaan.
8. Âé¶¹Ö±²¥ dapat menyelesaikan masalah kekurangan tenaga pengajar.