Competition ICEE 2026: Ajang Mahasiswa Rancang Solusi Infrastruktur yang Inovatif dan Berkelanjutan

Oleh --- -

Editor Anggun Nindita

BANDUNG, itb.ac.id — Program Studi Teknik Sipil Institut Teknologi Bandung (Âé¶¹Ö±²¥) bersama Himpunan Mahasiswa Sipil (HMS) Âé¶¹Ö±²¥ menyelenggarakan itb Civil Engineering Expo (ICEE) 2026. Salah satu rangkaian utama dalam kegiatan tersebut adalah Competition ICEE 2026, yakni kompetisi tingkat nasional di bidang ketekniksipilan yang diperuntukkan bagi mahasiswa program sarjana (S

Competition ICEE diselenggarakan sebagai wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan solusi inovatif, efektif, dan ekonomis dalam menjawab berbagai tantangan di bidang teknik sipil. Selaras dengan tema besar ICEE 2026, “Smart Structure, Smarter Future: Forging the Next Era of Infrastructure Through Digital Transformationâ€, para peserta didorong untuk mengintegrasikan pemanfaatan teknologi terkini dalam setiap gagasan dan solusi yang diajukan.

Melalui kompetisi ini, mahasiswa tidak hanya ditantang untuk menghasilkan konsep yang kuat secara akademik, tetapi juga mampu menerapkan pendekatan berbasis teknologi digital dalam perencanaan, analisis, hingga implementasi solusi rekayasa. Pendekatan tersebut diharapkan dapat mendorong lahirnya inovasi infrastruktur yang lebih cerdas, tangguh, dan berkelanjutan di masa depan.

Pada tahun ini, Competition ICEE menghadirkan empat cabang kompetisi, yakni Innovative Bridge Design Competition (IBDC), Geotechnical Engineering Case Competition (GECC), Civil Engineering Tender Competition (CETC), dan Innovative Transportation Engineering Competition (ITEC).

Innovative Bridge Design Competition (IBDC)

Mengangkat subtema “Advancing Infrastructure Analysis by Combining Structural Monitoring Systems with Digital Data Analyticsâ€, Innovative Bridge Design Competition menjadi ajang rancang bangun jembatan bagi mahasiswa untuk menyalurkan minat dan bakat dalam bidang perencanaan struktur.

Melalui kompetisi ini, peserta didorong untuk merancang desain jembatan yang tidak hanya inovatif dan efisien, tetapi juga tangguh terhadap risiko bencana serta mendukung prinsip pembangunan berkelanjutan. Peserta tidak hanya menyusun desain konseptual, tetapi juga merealisasikan rancangan tersebut dalam bentuk model jembatan yang dirakit secara langsung dan diuji kekuatannya pada babak final di Laboratorium Rekayasa Struktur Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL) Âé¶¹Ö±²¥.


Selain itu, peserta juga diminta merancang dan merakit sensor dinamik sederhana untuk merekam respons getaran pada model jembatan. Data percepatan yang diperoleh kemudian dianalisis untuk menentukan frekuensi natural struktur dan dibandingkan dengan hasil analisis teoritis. Melalui proses ini, peserta tidak hanya memahami perilaku struktur secara konseptual, tetapi juga mampu menginterpretasikan data eksperimen sebagai dasar evaluasi kinerja jembatan.

Geotechnical Engineering Case Competition (GECC)

Geotechnical Engineering Case Competition mengusung subtema “Data-Driven Soil Improvement and Reinforcement for Resilient Infrastructure with Digital Monitoringâ€. Kompetisi ini dirancang untuk mengasah pemahaman teori serta kemampuan teknis mahasiswa dalam menyelesaikan permasalahan nyata di bidang geoteknik.

Pada tahap penyisihan, peserta ditantang untuk merancang solusi soil improvement yang inovatif, efektif, dan didasarkan pada analisis teknis yang kuat. Sementara itu, pada babak final para finalis merealisasikan desain soil reinforcement dalam bentuk prototipe soil nailing yang kemudian diuji melalui pengujian pembebanan di Laboratorium Mekanika Tanah Âé¶¹Ö±²¥.

Empat juri yang berdiri tanpa rompi keselamatan (dari kiri ke kanan): Yuamar Imarrazan Basarah, S.T. ,M.T., Ph.D. ,Dr.techn. Indra Noer Hamdhan, S.T. , M.T. ,Ahmad Numan, ST., MT., Ir. Hendarto, S.T., M.T., Dipl. E. Eng., MDM., DIC., Ph.D. .  Sumber: Dokumentasi GECC ICEE 2026.

Melalui tahapan ini, kompetisi tidak hanya menilai ketepatan perencanaan di atas kertas, tetapi juga menguji kinerja rekayasa secara eksperimental. Pendekatan tersebut memberikan pengalaman kompetisi yang aplikatif sekaligus menjembatani teori akademik dengan praktik di lapangan.

Civil Engineering Tender Competition (CETC)

Civil Engineering Tender Competition mengangkat subtema “Implementation of Digital Occupational Safety Management Systems in Mid-Rise Building Constructionâ€. Kompetisi ini bertujuan mengasah kemampuan mahasiswa teknik sipil dalam menyusun dokumen tender proyek infrastruktur secara profesional dan kompetitif.

Dalam kompetisi ini, peserta diminta menyusun dokumen tender secara komprehensif yang mencakup aspek administratif, teknis, dan finansial. Proses penyusunan tersebut juga memanfaatkan teknologi digital seperti Building Information Modeling (BIM) untuk membantu estimasi volume pekerjaan, perhitungan biaya, serta efisiensi penggunaan sumber daya.


Selain itu, CETC juga menilai inovasi digital yang diusung peserta, mulai dari metode pelaksanaan berbasis data hingga strategi penerapan sistem Keamanan dan Keselamatan Kerja (K3) yang terintegrasi dengan teknologi Internet of Things (IoT). Melalui pendekatan tersebut, kompetisi ini mendorong mahasiswa untuk merancang solusi konstruksi yang lebih aman, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Innovative Transportation Engineering Competition (ITEC)

Innovative Transportation Engineering Competition mengusung subtema “Transforming Urban Mobility through Data-Driven and Digital Innovations for Sustainable and Integrated Transportationâ€. Kompetisi ini berfokus pada analisis transportasi yang menantang mahasiswa untuk menyelesaikan permasalahan transportasi secara komprehensif melalui pemanfaatan teknologi digital.

Pada tahun ini, peserta diminta menuangkan gagasan dalam bentuk karya tulis yang menawarkan solusi terhadap berbagai tantangan transportasi publik di Bandung. Solusi yang diajukan diharapkan mampu menghadirkan sistem transportasi yang connective, convenient, comfortable, cost-effective, serta customer friendly.


Melalui kompetisi ini, mahasiswa diharapkan dapat menghasilkan inovasi transportasi yang tidak hanya berdaya saing secara teknologi, tetapi juga mempertimbangkan aspek keberlanjutan lingkungan serta dampak sosial ekonomi bagi masyarakat.

#icee 2026 #itb civil engineering expo #teknik sipil itb