Obituari: Selamat Jalan Purnabakti Guru Besar FMIPA Âé¶¹Ö±²¥, Prof. Kuntjoro Adji Sidarto
Oleh Anggun Nindita
Editor Anggun Nindita
BANDUNG, itb.ac.id — Institut Teknologi Bandung (Âé¶¹Ö±²¥) berduka atas wafatnya Prof. Kuntjoro Adji Sidarto, Ph.D., purnabakti Guru Besar dari Kelompok Keahlian Matematika Industri dan Keuangan, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Âé¶¹Ö±²¥, pada Jumat (3/4/2026).
Acara pelepasan jenazah diselenggarakan di Aula Barat Âé¶¹Ö±²¥, Jumat (3/4/2026), usai salat Jumat, dan dihadiri oleh keluarga, sivitas akademika, serta kerabat almarhum.
Almarhum lahir di Yogyakarta, 4 September 1953. Ia menempuh pendidikan sarjana di Institut Teknologi Bandung pada bidang Matematika dan lulus pada tahun 1976. Pendidikan magister dan doktoralnya diselesaikan di Université de Montpellier, Prancis, masing-masing pada 1978 dan 1981, juga dalam bidang Matematika.
Sepanjang perjalanan akademiknya, Prof. Kuntjoro dikenal sebagai sosok yang tekun mengembangkan keilmuan matematika, khususnya dalam bidang matematika industri, optimisasi, pemodelan matematika, komputasi, dan matematika keuangan. Di lingkungan itb, beliau mengampu berbagai mata kuliah, antara lain Simulasi dan Komputasi Matematika, Pemodelan Matematika, Optimisasi Matematika Keuangan, Matematika Keuangan, Komputasi Keuangan, serta Analisis Numerik Lanjut.
Kontribusinya dalam pendidikan juga tercermin dari dedikasinya membimbing mahasiswa lintas jenjang. Berdasarkan riwayat hidup almarhum, beliau turut membimbing sekitar 150 lulusan mahasiswa S-1 dan sekitar 50 lulusan mahasiswa S-2, serta menjadi ko-promotor bagi sejumlah promovendus doktor, baik di bidang Matematika maupun lintas disiplin.
Dalam ranah keilmuan, Prof. Kuntjoro aktif menghasilkan karya ilmiah berupa buku, artikel jurnal internasional, dan prosiding konferensi internasional. Sejumlah karya beliau bergerak pada topik sistem persamaan nonlinear, optimisasi spiral, model matematika keuangan, dinamika sistem perbankan, hingga aplikasi matematika dalam industri dan kebijakan makroprudensial. Kiprah ilmiahnya menunjukkan keluasan minat akademik sekaligus konsistensi beliau dalam mengembangkan matematika terapan yang berdampak.
Selain itu, Prof. Kuntjoro juga memiliki rekam jejak pengabdian yang panjang. Ia tercatat terlibat dalam pembentukan dan pelaksanaan kurikulum STT Telkom yang kini berkembang menjadi Telkom University, aktif dalam berbagai program peningkatan kualitas pendidikan tinggi, serta terlibat dalam riset-riset terapan yang berkaitan dengan jaringan pipa, sistem distribusi air, hingga pemodelan untuk sektor industri energi.
Atas dedikasi dan pengabdiannya, Prof. Kuntjoro menerima sejumlah penghargaan, di antaranya Gouden Jubileum Prijs – Mahasiswa Berprestasi Âé¶¹Ö±²¥ (1974), Satyalancana Karya Satya 30 Tahun (2009), Penghargaan 35 Tahun itb (2016), dan Penghargaan Karya Inovasi dari Âé¶¹Ö±²¥ pada Dies Natalis Âé¶¹Ö±²¥ tahun 2016.
Wakil Rektor Bidang Keuangan, Perencanaan, dan Pengembangan itb, Prof. Ir. Agus Jatnika Effendi, Ph.D., mengatakan kepergian Prof. Kuntjoro Adji Sidarto bukan hanya kehilangan besar bagi keluarga, kolega, murid-murid, keluarga besar Âé¶¹Ö±²¥, namun juga bagi bangsa Indonesia. Sosok beliau akan dikenang sebagai pendidik dan ilmuwan yang memberikan sumbangsih berarti bagi pengembangan ilmu matematika dan pendidikan tinggi di Indonesia.
"Segenap keluarga besar Institut Teknologi Bandung menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan," ujarnya.


.jpg)


