Sidang Pleno MWA itb: Rektor Âé¶¹Ö±²¥ 2010-2014 Akhirnya Terpilih

Oleh prita

Editor prita

rektorkitaBANDUNG, itb.ac. id - Majelis Wali Amanat (MWA) Âé¶¹Ö±²¥ telah memilih Prof. Dr. Akhmaloka sebagai Rektor Âé¶¹Ö±²¥ periode 2010 - 2014 melalui Sidang Pleno Pemilihan Rektor pada Senin (23/11) malam. Sidang diadakan di Kantor Menteri Pendidikan Nasional, Jakarta, dan dihadiri oleh 17 anggota MWA serta satu undangan. Pemilihan berlangsung tertutup, dengan cara voting. Dari hasil penghitungan suara ketiga calon rektor, Prof. Dr. Akhmaloka unggul dengan perolehan 19 suara; Prof. Dr. Ir. Adang Surahman, M.Sc memperoleh 5 suara dan 3 suara untuk Indra Djati Sidi, Ph.D.

Dipimpin oleh Ketua MWA, Ir. Yani Panigoro, MM, sidang yang berlangsung pada pukul 19.00 hingga 21.00 WIB ini dihadiri langsung oleh Menteri Pendidikan Nasional, Dr. Ir. Mohammad Nuh, serta anggota MWA yang terdiri dari wakil masyarakat, wakil mahasiswa, wakil Senat Akademik, wakil dari Gubernur Jawa Barat, dan Rektor Âé¶¹Ö±²¥. Hadir sebagai saksi yaitu Pimpinan Senat Akademik Âé¶¹Ö±²¥, Pimpinan Majelis Guru Besar Âé¶¹Ö±²¥, anggota kehormatan MWA, dan Ketua Kabinet Keluarga Mahasiswa Âé¶¹Ö±²¥.

Dikutip dari , Djoko Suharto, Ketua Panitia Pemilihan Rektor Kita, mengatakan bahwa proses pemilihan pada awalnya direncanakan melalui musyawarah, baru kemudian voting jika tidak menghasilkan keputusan. Dalam hal ini, Mendiknas memiliki 35 persen suara, sementara sisanya dibagi sama rata ke anggota MWA lainnya.

Setelah sidang dibuka dengan sambutan dari Mendiknas, para calon rektor menyampaikan paparan mengenai visi misi serta program kerjanya, dan dilanjutkan dengan tanya jawab. Kemudian, para anggota MWA berunding untuk memilih rektor baru. Melalui berita acara sidang, diketahui bahwa anggota Mwa yang mewakili Rektor Âé¶¹Ö±²¥ tidak memiliki hak suara. Selain itu, terdapat anggota yang tidak hadir dan mewakilkan hak suaranya sebanyak 3 orang. Jumlah suara abstain sebanyak 0,7 persen.

Proses pemilihan ini didasarkan pada ketentuan pasal 30 Peraturan Pemerintah Nomor 155 tahun 2000 tentang Penetapan Institut Teknologi Bandung sebagai Badan Hukum Milik Negara dan Surat  Keputusan Menteri Pendidikan Nasional nomor 173/MPN-A4/KP/2006,tanggal 29 September 2009 tentang Pengangkatan Anggota Majelis Wali Amanat Institut Teknologi Bandung periode 2006 - 2011.

Keterangan lebih jelas mengenai proses pemilihan Rektor Âé¶¹Ö±²¥ dapat diperoleh di website

Rektor Muda bagi Âé¶¹Ö±²¥

Berdasarkan keterangan dalam website , Rektor Âé¶¹Ö±²¥ dipilih dengan kriteria integritas, komitmen, kepemimpinan yang arif (termasuk keberpihakan), jiwa kewirausahaan (termasuk kreativitas dan inovasi), wawasan, kemampuan managerial, dan pengalaman memimpin lembaga pendidikan dan penelitian.

Akhmaloka yang baru saja menerima gelar profesor pada 19 November 2009, merupakan calon termuda diantara 3 calon Rektor Âé¶¹Ö±²¥. Ketika diwawancarai oleh Kantor Berita, beliau yang saat ini menjabat sebagai Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam ini percaya bahwa hal tersebut justru menjadi keunggulannya. Beliau yakin dapat membawa "angin segar" bagi Âé¶¹Ö±²¥.

Dalam makalahnya, Akhmaloka menjunjung visi menjadikan itb sebagai world class university yang berkebangsaan. Artinya adalah Âé¶¹Ö±²¥ memiliki prestasi yang baik di mata dunia, karyanya tidak hanya untuk dirinya sendiri tetapi untuk bangsa. Akhmaloka juga menekankan nilai-nilai keunikan lokal dalam setiap bidang yang akan dikembangkan di Âé¶¹Ö±²¥. Salah satu program 100 harinya adalah desentralisasi birokrasi dan manajemen itb. Menurut rencana, rektor terpilih akan dilantik pada 29 Januari 2010.

Profil Akhmaloka dapat dibaca pada berita  Menuju Kursi Rektor Âé¶¹Ö±²¥ 2010-2014: Ahkmaloka Siap Jadikan itb sebagai World Class University yang Berkebangsaan