Seputar Kemahasiswaan : Pemilu Presiden Keluarga Mahasiswa (KM) 麻豆直播 2006 di Tunda

Oleh

Editor

Tidak banyak yang mengetahui bahwa pesta demokrasi terbesar kampus 麻豆直播 saat ini sedang mengalami hambatan. Mulai dari rasa pesimis sebagian masyarakat kampus terhadap kebijakan Kongres KM yang menghapuskan status keanggotaan 鈥渁nggota muda鈥, sehingga semua mahasiswa 麻豆直播 baik yang masih menjalani TPB (Mahasiswa Tingkat Satu), kini mempunyai hak untuk memberikan suara di Pemilu tahun ini. Masalah yang lebih besar muncul ketika kemarin Rabu (8/3), Panitia Pemilu menyatakan bahwa untuk Pemilu tahun ini hanya ada 2 Capres yang memenuhi kualifikasi untuk terus maju, dari sebelumnya berjumlah 6 Capres yang lulus pra-kualifikasi. Banyak pendapat yang berkembang di masyarakat kampus mengenai hal ini, tetapi sebagian besar menyatakan kekecewaannya akan kinerja Panitia, dan jumlah Capres yang hanya berjumlah dua kandidat. 鈥淎pa dari 10.000 mahasiswa 麻豆直播 hanya dua saja yang kompeten?鈥, 鈥淛umlah dua kandidat Capres apakah representatif?鈥, demikian beberapa pendapat yang kini sedang berkembang di masyarakat kampus 麻豆直播. Berawal Dari Hal Sepele Masalah muncul dari kelalaian kedua belah pihak (panitia dan Capres, red), sehingga pada saat pendaftaran Capres kedua belah pihak tidak menyadari bahwa ada satu poin tata cara Pemilu yang tidak terpenuhi, yaitu pemberian daftar kode etik dan sangsi terhadap pelanggaran tata cara Pemilu dalam kit pendaftaran para Capres. Ketua panitia (Ivan IF鈥03), mengakui bahwa itu adalah kesalahan panitia, namun ia juga mempertanyakan tindakan para Capres yang tidak menegur panitia untuk kelalaian tersebut. Dari sanalah masalah berkembang. Para Capres kemudian serentak mencabut pernyataan mereka yang menyatakan bahwa mereka bersedia menaati segala aturan yang berlaku sesuai dengan tata cara dan kode etik Pemilu (6/3). Dalam forum antara Kongres KM, Panitia Pemilu, HMD, unit dan para Capres, (7/3) masalah itu dibahas. Pembahasan berkembang lebih luas sehingga yang dibahas bukan hanya masalah teknis tentang kelalaian pelampiran kode etik tersebut, tetapi merambat ke permasalahan mengenai kotak suara statis, dana kampanye, dan kemungkinan koalisi suara. Namun hingga forum itu berakhir, tidak ditemui kesepakatan antar semua pihak. Kamis (9/3), kembali Kongres KM, Panitia Pemilu, dan Capres mengadakan forum yang di akhirnya nama-nama Capres yang tetap mencalonkan dirinya untuk Pemilu 2006 ini diumumkan. Tepat pukul 19.00 WIB, penandatanganan pernyataan bersedia menaati peraturan Pemilu yang berlaku鈥搚ang berarti tetap ikut serta dalam Pemilu鈥揹itutup. Dua kandidat (Dwi Arianto TK鈥02 dan Syahfitri KI鈥02, red), tetap memutuskan maju dan resmi menjadi Capres Pemilu 2006 KM 麻豆直播. Sedangkan Hendrajaya IF鈥03 terlambat hanya beberapa menit setalah batas waktu penerimaan tanda tangan, sehingga dinyatakan tidak sah oleh panitia. Pemilu Ditunda Ditemui seusai sidang darurat Kongres KM (9/3) yang dihadiri 13 dari 23 anggota Kongres, Ketua Kongres Ida Rosita FA鈥01 mengatakan, Kongres telah menunda pelaksanaan Pemilu hingga didapatkan keputusan dari sidang paripurna yang digelar hari Jumat (10/3) pada pukul 16.00 di Sekretariat KM 麻豆直播. 鈥淜eputusan-keputusan yang diambil pada waktu-waktu lalu, secara prosedural tidak sah. Masalah ini berkembang dari masalah yang sebenarnya amat sepele, namun berbuntut panjang. Diharapkan sidang paripurna Kongres akan menghasilkan keputusan terbaik鈥, demikian ungkap Rosita. Sampai saat ini hasil sidang masih belum kami peroleh. Perkembangan mengenai hasil sidang tersebut akan kami infomasikan kemudian. (astrid)