Seminar Proses E-Learning di Perguruan Tinggi.

Oleh Unit Sumber Daya Informasi

Editor Unit Sumber Daya Informasi

Program Tahap Persiapan Bersama (TPB) Âé¶¹Ö±²¥, pada hari Kamis 11 Desember 2003, bertempat di Aula Timur Âé¶¹Ö±²¥, Jalan Ganesa 10 Bandung, telah melaksanakan acara Seminar Proses E-Learning di Perguruan Tinggi. Seminar ini diselenggarakan oleh Program Tahap Persiapan Bersama (TPB) Âé¶¹Ö±²¥ dalam rangka pengembangan metoda learning based di Perguruan Tinggi, khususnya di Âé¶¹Ö±²¥ dan implementasi salah satu program bantuan DIKTI untuk Âé¶¹Ö±²¥ melalui proyek DUE-like TPB Âé¶¹Ö±²¥. Seminar tersebut dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. Adang Surahman, mewakili Rektor Âé¶¹Ö±²¥. Dalam sambutan pembukaannya WRAM Âé¶¹Ö±²¥ mengatakan bahwa dengan metoda e-learning base ini maka mahasiswa aktif mencari informasi sedangkan dosen bertindak sebagai fasilitator. Sebagai Keynote Speaker dalam seminar ini adalah Dirjen DIKTI Departemen Pendidikan Nasional, Prof. Dr. Satryo Soemantri Brodjonegoro dengan materi Kesiapan Pemerintah dalam regulasi proses di pendidikan tinggi berbasis teknologi informasi di Indonesia. Beliau membahas Hakekat E-Learning, serta fungsi dari Regulasi. Pada sesi kedua disampaikan materi tentang Kesiapan itb menuju kampus dengan teknologi informasi sebagai sarana pembelajaran di Indonesia oleh Dr. Intan Ahmad, dalam hal ini mewakili Rektor Âé¶¹Ö±²¥. Dalam presentasinya dinyatakan bahwa kesiapan itb dengan E-learning telah dilakukan survey kepada para dosen dan mahasiswa pada tahun 2002, hasil survey menyatakan bahwa 71,4 % menggunakan computer dan internet di kampus, 62,9 % menggunakan IT untuk membantu mengajar, 90 % setuju bahwa IT dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, dan 74,1 % percaya bahwa e-learning tidak dapat menggantikan cara face to face. Sedangkan untuk para mahasiswa 90 % mahasiswa mempunyai alamat email dan 95,1 % setuju bahwa IT memperkaya pengetahuan mereka. Sedangkan materi-materi lainnya yang disampaikan dalam seminar tersebut sebagai berikut : Tinjauan aspek psikologis dalam proses belajar mengajar berbasis e-learning, disampaikan oleh Dr. Sri Hartati dari Universitas Indonesia; Tinjauan efektivitas konsep belajar e-learning dari konteks budaya Indonesia, disampaikan oleh Dr. Bana Kartasasmita dari Âé¶¹Ö±²¥; Kesiapan peguruan tinggi dalam penerapan konsep belajar e-learning berbasis multimedia, disampaikan oleh Dr. Boby A.A Nazief dari UI; Peran dunia penelitian dalam mendukung pendidikan berbasis e-learning di Indonesia oleh Dr. E. Koswara, Ketua Puslit Informatika LIPI; Pengembanagn teknologi pendukung e-learning oleh Dr. Budi Rahardjo, dari Âé¶¹Ö±²¥ . Para peserta yang hadir pada seminar tersebut terdiri dari Civitas akademika perguruan tinggi, pihak pemerintah sebagai regulator, masyarakat umum pemerhati pendidikan tinggi, dan perusahaan penyelenggara system informasi. Acara berikutnya pada hari jumat, 12 Desember 2003, pukul 09.00- 16.00 di Laboratorium Komputer TPB, Kampus Âé¶¹Ö±²¥ akan dilanjutkan dengan Workshop.