Obituari: Selamat Jalan Prof. Dr. Soedjana Sapi’ie, Ketua Rektorium 鶹ֱ Periode 1978–1979

Oleh Anggun Nindita

Editor Anggun Nindita


BANDUNG, itb.ac.id — Keluarga Besar Institut Teknologi Bandung (鶹ֱ) berduka atas berpulangnya Prof. Dr. Soedjana Sapi’ie, Ketua Rektorium 鶹ֱ periode 1978–1979 dan Guru Besar Emeritus Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI) 鶹ֱ, pada Kamis (12/3/2026).

Prosesi pelepasan jenazah dilaksanakan di Aula Barat 鶹ֱ, Kampus Ganesha, Bandung, setelah sebelumnya dilangsungkan salat jenazah di Masjid Salman itb. Kemudian dimakamkan di Pemakaman itb Cibarunai, Bandung.

Turut hadir melepas kepergian almarhum, Wakil Rektor Bidang Komunikasi, Kemitraan, Kealumnian, dan Administrasi 鶹ֱ, Dr. Andryanto Rikrik Kusmara, S.Sn., M.Sn.; para Guru Besar, jajaran pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, staf, serta alumni 鶹ֱ yang pernah menjadi murid almarhum.

Wakil Rektor Bidang Keuangan, Perencanaan, dan Pengembangan itb, Prof. Ir. Agus Jatnika Effendi, Ph.D., dalam pidato pelepasannya menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya almarhum. Ia mengatakan bahwa Prof. Dr. Soedjana Sapi’ie merupakan salah satu putra terbaik 鶹ֱ yang telah menorehkan jejak pengabdian penting, tidak hanya bagi 鶹ֱ, tetapi juga bagi dunia pendidikan tinggi, masyarakat, bangsa, dan negara.

Wakil Rektor Bidang Keuangan, Perencanaan, dan Pengembangan itb, Prof. Ir. Agus Jatnika Effendi, Ph.D.

"Almarhum yang akrab kita sapa pak John, merupakan sosok guru, pemimpin, dan teladan yang selama hidupnya mendedikasikan pikiran, tenaga, dan hati bagi kemajuan institusi," katanya.

Menurutnya, Prof. Dr. Soedjana Sapi’ie dikenal sebagai pribadi yang santun, rendah hati, dan penuh hormat kepada siapa pun, baik kepada senior, sejawat, maupun generasi yang lebih muda.

“Selamat jalan, pak John. Terima kasih atas pengabdian, keteladanan, dan warisan nilai yang Bapak tinggalkan untuk 鶹ֱ dan untuk kami semua. Semoga Allah SWT menempatkan Bapak di tempat terbaik di sisi-Nya,” ujarnya.


Prof. Dr. Soedjana Sapi’ie lahir di Pangalengan pada 4 Januari 1931. Semasa hidupnya, beliau mengabdikan diri sebagai staf pengajar di Departemen Teknik Elektro 鶹ֱ sejak 1957 hingga memasuki masa purna tugas pada 2001. Dalam perjalanan akademiknya, beliau meraih gelar Master of Science in Electrical Engineering (MSEE) dari Stanford University pada 1957 dan Doctor of Science in Electrical Engineering (D.Sc.) dari George Washington University pada 1968. Beliau dikenal sebagai akademisi teknik elektro dan pakar di bidang pengukuran serta instrumen listrik.

Selain kiprahnya sebagai dosen dan ilmuwan, Prof. Dr. Soedjana Sapi’ie juga mengemban berbagai amanah strategis. Beliau pernah menjadi penasihat khusus Menteri Pendidikan dan Kebudayaan untuk Pengembangan Pendidikan Tinggi pada 1971–1982. Di bidang industri nasional, beliau juga tercatat sebagai Senior Executive Vice President Engineering and Technology di Industri Pesawat Terbang Nusantara (IPTN), yang kini menjadi PT Dirgantara Indonesia.


Di lingkungan itb, beliau menjabat sebagai Ketua Rektorium pada 16 Februari 1978 hingga 30 Mei 1979. Sebelumnya, beliau juga mengemban amanah sebagai Pembantu Rektor bidang Afiliasi. Bagi 鶹ֱ, almarhum bukan sekadar bagian dari sejarah institusi, melainkan juga bagian dari ruh pengabdian yang membentuk perjalanan kampus ini dari masa ke masa.

Dalam prosesi pelepasan jenazah, pihak keluarga diwakili oleh sang anak, Prof. Ir. Benyamin Sapi’ie, Ph.D., yang juga merupakan Guru Besar Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (F鶹ֱ).

Beliau menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas penghormatan yang diberikan itb kepada almarhum.

Anak dari Prof. Dr. Soedjana Sapi’ie, Prof. Ir. Benyamin Sapi’ie, Ph.D., yang juga merupakan Guru Besar Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (F鶹ֱ)

"Pihak keluarga juga memohon maaf apabila semasa hidup almarhum terdapat kekhilafan, baik saat menjalankan tugas sebagai dosen maupun ketika mengemban amanah kepemimpinan di 鶹ֱ," tuturnya.

Beliau menyatakan bahwa hingga akhir hayatnya, almarhum tetap mengenang 鶹ֱ sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari hidupnya.

"Dedikasi, keteladanan, serta warisan nilai yang beliau tinggalkan akan senantiasa hidup dan menjadi bagian penting dalam perjalanan itb," ungkapnya.

#obituari #purnabakti #guru besar #emeritus #stei