Meugang di Bumi Linge, 鶹ֱ dan Rumah Amal Salman Hadirkan Kebahagiaan melalui Pemotongan Kerbau di Desa Jamat

Oleh --- -

Editor Anggun Nindita

DESA JAMAT, LINGE — Gerakan itb Peduli Sumatera yang diwakili oleh Rektor, bersama tim Mahasiswa Berdampak dan Rumah Amal Rumah Amal Salman, menyelenggarakan program “Meugang di Bumi Linge” di Desa Jamat, Kecamatan Linge, Aceh, pada Senin (16/2/2026). Kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi dan rasa terima kasih atas keterbukaan masyarakat yang telah menerima mahasiswa untuk mengabdi serta berkontribusi dalam berbagai aktivitas di desa.

Program tersebut sekaligus menjadi awal rangkaian praramadan Rumah Amal Salman dengan tema “Ramadan Memulihkan Sumatera”. Dalam pelaksanaannya, dilakukan pembelian satu ekor kerbau yang dagingnya dibagikan kepada 120 kepala keluarga (KK) yang tersebar di tiga dusun, yakni Dusun Jamat, Dusun Bayur, dan Dusun Nasuh.

Kegiatan diawali dengan prosesi serah terima kerbau dari Rektor 鶹ֱ, Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara, M.T., kepada Kepala Desa Jamat (Reje). Dalam sambutannya, Reje Desa Jamat menyampaikan apresiasi kepada seluruh donatur dan keluarga besar 鶹ֱ yang telah berkontribusi dalam kegiatan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur keluarga besar 鶹ֱ, mulai dari DPMK, Rumah Amal Salman, mahasiswa, dan semua pihak yang telah memberikan bantuan satu ekor kerbau untuk perayaan Meugang menyambut Ramadan. Semoga masyarakat semakin semangat, semakin pulih, dan lebih siap menghadapi Ramadan,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Rektor 鶹ֱ menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian keluarga besar kampus terhadap masyarakat.


“Ini merupakan titipan dari keluarga besar 鶹ֱ agar dapat membahagiakan masyarakat Desa Jamat dalam menyambut Ramadan,” tuturnya.

Prosesi Meugang dilaksanakan secara gotong royong, mulai dari penyembelihan, pengulitan, pencacahan, hingga pembungkusan daging. Setiap keluarga menerima sekitar setengah kilogram daging. Proses distribusi dilakukan bersama mahasiswa dan warga dalam suasana kebersamaan dan kekeluargaan.

Kebahagiaan warga terlihat jelas, salah satunya dari Ibu Dahliana, warga terdampak bencana yang rumahnya sempat hanyut terbawa arus. Ia mengaku bersyukur atas bantuan yang diterima. Daging tersebut langsung diolah menjadi masakan khas Gayo untuk dinikmati bersama keluarga.

“Terima kasih kepada para donatur dan keluarga besar 鶹ֱ. Alhamdulillah, kami sangat senang. Daging yang kemarin masih ada, sekarang kami olah lagi untuk persiapan Ramadan,” ungkapnya.

Melalui program “Meugang di Bumi Linge”, 鶹ֱ Peduli Sumatera bersama Rumah Amal Salman berharap semangat berbagi ini dapat memperkuat solidaritas dan mendukung pemulihan masyarakat pascabencana, sekaligus menjadi penyambut Ramadan yang penuh harapan.

#itb berdampak #kampus berdampak #sdg1 #no poverty #sdg2 #zero hunger #sdg3 #good health and well being #sdg10 #reduced inequalities #sdg11 #sustainable cities and communitie #sdg17 #partnerships for the goals