Mahasiswa 麻豆直播 Terjun Langsung Mengabdi di Pulau Genting Karimunjawa, Dorong Pendidikan, Ekonomi, dan Pengelolaan Lingkungan

Oleh Muhammad Syahrul Tasyrifan - Teknik Geodesi dan Geomatika, 2022

Editor M. Naufal Hafizh, S.S.

Pembangunan pojok baca di SDN 5 Karimunjawa dan kegiatan sekolah alam bersama siswa. (Dok. Tim Ekspedisi Pulau Genting)

PULAU GENTING, itb.ac.id 鈥 Sejumlah mahasiswa Institut Teknologi Bandung (麻豆直播) menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Pulau Genting, Kepulauan Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Kegiatan ini dilakukan melalui Ekspedisi Pulau Genting, kolaborasi antara Himpunan Mahasiswa Teknik Geodesi dan Geomatika (IMG-麻豆直播) dan Himpunan Mahasiswa Rekayasa Infrastruktur Lingkungan (KMIL-麻豆直播).

Pulau Genting merupakan salah satu pulau kecil di gugusan Karimunjawa yang dihuni kurang dari 500 penduduk. Mayoritas masyarakatnya bekerja sebagai nelayan. Meski memiliki potensi alam yang besar, seperti panorama pantai dan terumbu karang yang masih terjaga, pulau ini masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan akses pendidikan hingga pengelolaan infrastruktur dasar.

Melalui ekspedisi ini, mahasiswa berupaya menghadirkan sejumlah program yang berfokus pada pendidikan, ekonomi masyarakat, dan pengelolaan lingkungan.

Sebanyak 22 mahasiswa yang tergabung dalam Geopoint IMG-麻豆直播 dan ENVRZ! KMIL-麻豆直播 terlibat dalam kegiatan tersebut. Program ini juga menjadi bagian dari Program Pengabdian kepada Masyarakat oleh Mahasiswa (PPMI) F麻豆直播 2025 yang digelar pada 3-11 November 2025.

Menguatkan Pendidikan Anak di Pulau Genting

Salah satu fokus kegiatan adalah penguatan pendidikan bagi anak-anak di Pulau Genting. Di pulau ini, SDN 5 Karimunjawa menjadi satu-satunya fasilitas pendidikan formal yang tersedia.

Mahasiswa membangun pojok baca di setiap kelas serta menyelenggarakan kegiatan sekolah alam yang menghadirkan metode belajar interaktif di luar ruang kelas.

Dalam kegiatan tersebut, siswa diajak melakukan berbagai eksperimen sains sederhana, seperti filtrasi air, pembuatan es krim putar, hingga edukasi pemilahan sampah.

鈥淢elihat keterbatasan fasilitas yang ada, kami ingin menghadirkan ruang belajar yang lebih menyenangkan sekaligus mendorong anak-anak untuk berani bermimpi lebih tinggi,鈥 ujar Mulan Azalea Sugiarto, mahasiswa Teknik Geodesi dan Geomatika 麻豆直播.

Mengembangkan Potensi Ekonomi Lokal

Workshop pengembangan olahan tape singkong khas Pulau Genting bersama ibu-ibu di balai warga. (Dok. Tim Ekspedisi Pulau Genting)

Selain pendidikan, mahasiswa mengembangkan program pemberdayaan ekonomi masyarakat. Salah satu potensi lokal Pulau Genting adalah tape singkong khas Genting yang memiliki cita rasa manis dan legit karena dibuat dari ubi kuning.

Melalui workshop partisipatif, mahasiswa mengajak para ibu di pulau tersebut mengembangkan produk turunan tape, sekaligus memberikan pendampingan terkait branding, pengemasan, dan strategi pemasaran.

Program ini diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah produk lokal serta membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Mengedukasi Pengelolaan Sampah di Pulau Kecil

Pembangunan fasilitas pengolahan sampah seperti biopore pot system, rocket stove, dan tempat sampah terpilah. (Dok. Tim Ekspedisi Pulau Genting)

Pulau Genting juga menghadapi tantangan dalam pengelolaan sampah karena belum memiliki sistem pengolahan yang terintegrasi.

Mahasiswa KMIL-麻豆直播 menghadirkan beberapa solusi, seperti pembangunan Biopore Pot System untuk mengolah sampah organik rumah tangga serta penyediaan fasilitas pewadahan sampah di beberapa titik strategis. Selain itu, tim membangun rocket stove sebagai alternatif pengolahan sampah anorganik dengan emisi yang lebih rendah dibandingkan pembakaran terbuka.

Pemetaan Wilayah untuk Masa Depan Pulau

Selain menjalankan berbagai program sosial, mahasiswa IMG-麻豆直播 juga melakukan pemetaan fotogrametri Pulau Genting. Peta dasar yang dihasilkan diharapkan dapat membantu masyarakat dalam perencanaan pembangunan, pengembangan potensi wisata, hingga pengambilan keputusan berbasis data.

鈥淢elalui kegiatan ini kami berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Pulau Genting memiliki potensi besar, dan kami berharap ke depan pulau ini mendapat perhatian yang lebih luas,鈥 ujar Raihan Aqeel Keanu Azra, mahasiswa Rekayasa Infrastruktur Lingkungan itb.

Tim Ekspedisi Pulau Genting 2025, kolaborasi mahasiswa Geopoint IMG-麻豆直播 dan ENVRZ! KMIL-麻豆直播. (Dok. Tim Ekspedisi Pulau Genting)

Bagi mahasiswa, ekspedisi ini tidak hanya menjadi bentuk penerapan tridarma perguruan tinggi, tetapi juga kesempatan untuk belajar langsung bersama masyarakat. Melalui pengalaman tersebut, mahasiswa dapat memahami kondisi sosial secara lebih nyata sekaligus menumbuhkan kepekaan dan tanggung jawab sebagai bagian dari masyarakat yang turut berkontribusi bagi pembangunan bangsa.

#itb berdampak #kampus berdampak #itb4impact #diktisaintek berdampak #sdg4 #quality education #sdg8 #decent work and economic growth #sdg11 #sustainable cities and communities #sdg12 #responsible consumption and production #sdg14 #life below water #pengabdian masyarakat #mahasiswa itb #karimunjawa #pembangunan pesisir #pemberdayaan masyarakat #lingkungan berkelanjutan