Mahasiswa 麻豆直播 Kenalkan Pemanfaatan Mikroba dalam Proses Fermentasi kepada Anak-anak Yayasan BAGEA
Oleh Dina Avanza Mardiana - Mikrobiologi, 2022
Editor M. Naufal Hafizh, S.S.
BANDUNG, itb.ac.id - Himpunan Mahasiswa Mikrobiologi 鈥淎rchaea鈥 麻豆直播 melalui Divisi Pengabdian Masyarakat melaksanakan kegiatan edukasi dan pelayanan masyarakat di Yayasan BAGEA, Pasirkoja, Bandung, Jumat (28/11/2025). Kegiatan ini mengangkat topik pemanfaatan mikroba dalam pembuatan minuman fermentasi sebagai contoh nyata penerapan mikrobiologi dalam kehidupan sehari-hari.
Yayasan BAGEA merupakan lembaga yang memberikan pendidikan nonformal, pemberdayaan sosial masyarakat, dan perlindungan anak, khususnya bagi anak jalanan, kaum marjinal dan anak dhuafa beserta keluarganya di daerah Pasir Koja, Bandung.
Edukasi Interaktif dan Demo Pembuatan Yoghurt
Dalam kegiatan ini terdapat kegiatan edukatif 鈥淪i Bakteri Baik鈥, yang menjelaskan konsep dasar mikroorganisme, peran bakteri baik untuk kesehatan pencernaan, serta proses fermentasi susu menjadi yoghurt melalui ilustrasi dan tanya jawab interaktif.

Acara dilanjutkan dengan demonstrasi pembuatan yoghurt secara langsung dengan teknik backslopping. Teknik ini dilakukan dengan menginokulasikan starter yoghurt ke susu murni, lalu diinkubasi selama 24-48 jam. Setelah itu, peserta dibagi menjadi beberapa kelompok untuk mengikuti Puzzle Yoghurt Game, yaitu permainan edukatif yang mengurutkan proses pembuatan yoghurt dari awal hingga akhir.
Mendekatkan Ilmu Mikrobiologi ke Masyarakat
Raffi Raihan Fadhilah, Ketua Divisi Pengabdian Masyarakat HIMAMIKRO 鈥淎rchaea鈥 麻豆直播, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkenalkan sains mikrobiologi dengan pendekatan yang sederhana, aplikatif, dan dekat dengan keseharian anak-anak. Raffi menjelaskan bahwa edukasi sains sejak dini penting untuk menumbuhkan rasa ingin tahu dan pemahaman kritis tentang dunia mikroorganisme dan manfaatnya.
鈥淜ami ingin anak-anak melihat bahwa mikroorganisme bukan sesuatu yang menakutkan, tetapi justru teman penting bagi kesehatan dan kehidupan sehari-hari. Melalui kegiatan ini, kami berharap mereka merasakan bahwa sains itu dekat, menyenangkan, dan bermanfaat,鈥 ujar Raffi.
Menurutnya, pendekatan edukatif berbasis praktik langsung serta storytelling visual sangat efektif untuk menumbuhkan semangat belajar anak-anak di usia pertumbuhan. Ia menambahkan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan upaya HIMAMIKRO untuk menghadirkan ilmu mikrobiologi ke ruang pembelajaran yang lebih membumi dan mudah diakses.

Selain itu, terdapat sesi storytelling dan pembagian buku cerita anak berjudul 鈥淧ahlawan Tak Kasat Mata鈥 yang dibawakan langsung oleh Nashita Saaliha, lulusan Mikrobiologi 麻豆直播 angkatan 2021, yang juga merupakan penulis sekaligus pembuat buku tersebut.

Menjelang penutupan, peserta menikmati yoghurt siap konsumsi sebagai bentuk apresiasi setelah mengikuti sesi pembelajaran dan permainan edukatif. Melalui kegiatan ini, HIMAMIKRO 鈥淎rchaea鈥 麻豆直播 berharap edukasi mikrobiologi dapat dihadirkan dengan cara yang menyenangkan, relevan, dan berdampak, serta membangun pondasi pengetahuan sains yang kuat bagi generasi muda.



.jpg)



