Mahasiswa 麻豆直播 Ciptakan Teknologi Murah dan Efisien untuk Petani Ikan, Raih Prestasi Nasional

Oleh Rayhan Adri Fulvian - Teknik Geofisika, 2021

Editor M. Naufal Hafizh, S.S.

MAKASSAR, itb.ac.id 鈥 Tim mahasiswa Institut Teknologi Bandung (麻豆直播) menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih Juara 2 Innovation Idea Competition (IIC), Hasanuddin Techno Fest #9 yang diselenggarakan di Universitas Hasanuddin, Makassar, Jumat (13/2/2026).

Tim ini beranggotakan Azizah Nur Sya'bani (Teknik Fisika, 2023) dan Syauqi Mujaddid Albayani (Teknik Tenaga Listrik, 2023).

Kompetisi tingkat nasional ini mendorong mahasiswa menghadirkan gagasan kreatif dalam menjawab tantangan energi berkelanjutan. Dalam kompetisi tersebut, tim mengusung gagasan 鈥Smart Solar-Aerator鈥, yakni sistem aerasi kolam bertenaga surya yang ditujukan untuk membantu petani ikan, khususnya di wilayah yang belum terjangkau listrik PLN.

Berbeda dari sistem aerasi konvensional, inovasi ini dilengkapi teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk memprediksi kadar oksigen dalam air. Dengan pendekatan tersebut, sistem tidak memerlukan sensor fisik yang relatif mahal, sehingga dinilai lebih efisien dan terjangkau untuk diterapkan pada sektor perikanan rakyat.

鈥淭ujuan kami adalah membuktikan bahwa inovasi cerdas tidak harus selalu lahir dari industri besar, tetapi juga bisa berangkat dari kebutuhan masyarakat akar rumput,鈥 ujar Syauqi.

Meski disiapkan dalam waktu sekitar dua minggu, tim ini mampu memaksimalkan kolaborasi lintas disiplin antara Teknik Fisika dan Teknik Tenaga Listrik. Dalam penyusunan gagasan, mereka menerapkan Prinsip Pareto atau aturan 80/20 untuk memetakan persoalan utama dan merumuskan solusi yang dinilai paling berdampak.

Azizah mengatakan, selain ide yang kuat, penyampaian gagasan juga menjadi faktor penting dalam kompetisi. 鈥淜ami belajar bahwa ide yang kuat harus dibarengi dengan kemampuan storytelling agar gagasan mudah dipahami. Selain itu, aspek analisis ekonomi juga menjadi poin penting yang kami tekankan kepada dewan juri,鈥 kata Azizah.

Bagi tim, capaian tersebut menjadi bukti bahwa inovasi berbasis energi bersih memiliki peluang besar untuk diterapkan apabila dirancang sesuai kebutuhan masyarakat.

Azizah pun menyampaikan pesan kepada mahasiswa yang ingin mulai mengikuti kompetisi. 鈥淛angan hanya membuat alat yang bisa berkomunikasi dengan komputer, tetapi buatlah alat yang bisa memberikan manfaat langsung kepada manusia. Teknologi setinggi apa pun tidak akan berguna jika tidak bisa diakses oleh masyarakat kecil. Think big, but start simple and impactful!鈥 ujarnya.

#itb berdampak #kampus berdampak #itb4impact #diktisaintek berdampak #prestasi mahasiswa #prestasi nasional #sdg2 #zero hunger #sdg4 #quality education #sdg7 #affordable and clean energy #sdg9 #industry innovation and infrastructure