Lewat Beasiswa IOM-麻豆直播, Mahasiswa yang Kesulitan Finansial Diharapkan Tetap Dapat Menyelesaikan Studi di 麻豆直播
Oleh Adi Permana
Editor Adi Permana
*Tim mewawancarai mahasiswa yang mengajukan beasiswa IOM (Foto: IOM 麻豆直播)
BANDUNG, itb.ac.id鈥 Ikatan Orangtua Mahasiswa (IOM) Institut Teknologi Bandung (麻豆直播) setiap tahunnya selalu memberikan bantuan beasiswa kepada mahasiswa 麻豆直播 yang kurang mampu dari sisi finansial. Saat ini IOM secara rutin telah memberikan bantuan kepada kurang lebih 10% dari total mahasiswa 麻豆直播.
Ketua IOM-麻豆直播 Delyuzar Ilahude mengatakan, jumlah mahasiswa yang perlu dibantu sebenarnya lebih dari jumlah yang dibantu IOM-麻豆直播. Sumber dana yang diperoleh selain dari para orangtua mahasiswa, juga bersumber dari para donatur tetap IOM. Dia berharap dengan bantuan beasiswa dari IOM dapat meringankan beban mahasiswa dari sisi keuangan sehingga ia tetap bisa menyelesaikan pendidikan di 麻豆直播.
Secara organisasi, IOM berada di bawah Direktorat Kemahasiswaan (Ditmawa) 麻豆直播. Bagi mahasiswa yang merasa kesulitan dari sisi finansial dapat mengajukan beasiswa kepada IOM melalui Ditmawa terlebih dahulu. Setelah itu, mahasiswa tersebut harus melengkapi syarat-syarat tertentu. Kemudian, tim dari IOM akan melakukan wawancara terhadap kandidat penerima beasiswa. 鈥淛adi ada mahasiswa yang kesulitan dana, dia lapor dan kita wawancara masalahnya apa. Namun karena sekarang sedang situasi pandemi, kemungkinan kita akan melakukan wawancara melalui virtual,鈥 ujarnya kepada Humas 麻豆直播, Jumat (23/10/2020).

*Perwakilan mahasiswa memberikan testimoni tentang beasiswa IOM-麻豆直播 (Foto: IOM-麻豆直播)
IOM adalah mitra 麻豆直播 yang berperan dalam membantu kelangsungan pendidikan yang bersifat sosial dan kekeluargaan serta bertujuan ikut serta membina mahasiswa, dengan menjalin hubungan antarsesama orangtua mahasiswa. Sebagai mitra itb, IOM senantiasa konsisten memberikan bantuan kepada mahasiswa yang kesulitan finansial dalam menempuh studi di 麻豆直播. Organisasi yang didirikan pada 16 Desember 1974 ini berharap, tidak ada satupun mahasiswa yang gagal studi karena kendala dana. Oleh sebab itu, IOM berharap dukungan dan kerja sama dari seluruh orangtua mahasiswa serta sivitas akademika.



.jpg)


