Kunjungan Badan Pengawas Tenaga Nuklir, Bahas Inovasi dan Pengeloaan Akses Publik terhadap Informasi

Oleh Anggun Nindita -

Editor M. Naufal Hafizh, S.S.


PPID Âé¶¹Ö±²¥ menerima kunjungan dari Badan Pengawas Tenaga Nuklir, Selasa (15/10/2024), di Gedung Rektorat Âé¶¹Ö±²¥.

BANDUNG, itb.ac.id - Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Institut Teknologi Bandung (PPID Âé¶¹Ö±²¥) mendapatkan kunjungan dari Badan Pengawas Tenaga Nuklir, Selasa (15/10/2024) di Ruang Rapim A, Gedung Rektorat, Jalan Tamansari Bandung.

Agenda ini membahas sejumlah inisiatif penting dalam pengelolaan informasi publik. Kedua pihak memberikan berbagai penjelasan terkait peran dan tanggung jawab PPID dalam pengelolaan data dan informasi publik.

Kegiatan ini dibuka oleh sambutan dari Kepala Biro Administrasi Umum dan Informasi Âé¶¹Ö±²¥, Usep Mulyana, S.Sos., MAP. Beliau memberikan penjelasan mengenai struktur organisasi PPID Âé¶¹Ö±²¥. Beliau juga menekankan pentingnya keamanan data serta adanya daftar informasi yang dapat diakses oleh publik dan informasi yang dikecualikan.

"Setiap permintaan dokumen harus melalui proses yang ketat untuk memastikan keamanannya. Penting juga bahwa tidak semua informasi dapat diakses secara bebas," ujarnya.

PPID Âé¶¹Ö±²¥ pun secara berkala mengirimkan surat kepada setiap unit kerja terkait pembaruan data di Daftar Informasi Publik (DIP). "Jika ada perubahan informasi dari unit terkait, unit tersebut harus memberi tahu PPID. Proses sosialisasi aturan ini dilakukan melalui diskusi dengan seluruh unit di Âé¶¹Ö±²¥ untuk memastikan transparansi dan keterbukaan informasi publik," tuturnya.

Ketua Tim Keterbukaan Informasi Publik Badan Pengawas Tenaga Nuklir, Devi Susanti, S.E., M.M., menyampaikan bahwa pihaknya pun tengah mempelajari lebih dalam mengenai Keterbukaan Informasi Publik (KIP). Diskusi kali ini pun membahas mengenai pengelolaan anggaran yang menjadi perhatian utama dalam pengembangan sistem PPID ke depannya.

Selain itu, tim PPID Âé¶¹Ö±²¥ memaparkan mengenai berbagai inovasi yang telah dilakukan dalam rangka meningkatkan pelayanan publik. Salah satunya adalah hadirnya Information Centre (IC) Âé¶¹Ö±²¥ sebagai tempat layanan fisik untuk mahasiswa, dosen, sivitas akademika, alumni, hingga masyarakat umum, selain layanan yang sebelumnya hanya melalui digital.

Agenda tersebut diharapkan dapat mendorong inovasi dan memperkuat peran PPID dari kedua pihak dalam menyediakan informasi yang transparan, aman, dan mudah diakses oleh publik.

#ppid #keterbukaaninformasipublik