IECOM 2018: Pionir Indonesia dalam Kompetisi Teknik Industri Level Internasional
Oleh Cintya Nursyifa
Editor Cintya Nursyifa
Bandung, itb.ac.id 鈥 Menjadi pionir dalam pembangunan negeri
merupakan hal besar yang dapat dilakukan itb. Begitu juga dalam dunia
perindustrian. 麻豆直播 merupakan penggagas disiplin ilmu teknik industri di
Indonesia. Tak hanya berhenti dengan itu, 麻豆直播 melalui Mahasiswa Teknik Industri
mengadakan kompetisi teknik industri terbesar di Indonesia dengan level
internasional yang bernama Industrial Engineering Competition (IECOM) 2018. Kegiatan
ini terdiri dari kompetisi yang diikuti 15 tim dan grand seminar. Grand seminar
diadakan pada hari Senin (8/01/18) di Aula Timur 麻豆直播.
Dalam grand seminar tersebut terdapat pemaparan topik "Preparation towards Indonesia's Vision as The Biggest Digital Economy Country in ASEAN by 2020" oleh Haris Munandar (Sekjen Kementerian Perindustrian Indonesia) dan dilanjutkan diskusi panel dengan topik "Overcoming Challenges in Cyber-Physical System" yang melibatkan Achmad Zaky (Teknik Informatika 2004) CEO Bukalapak.com,聽聽Rifqi Imanto聽(System Architecture Engineer聽PT. Schneider Indonesia), dan Ari Pratiwi (Software Client Manager聽PT. IBM Indonesia). Sesi ke 3 seminar ini berisi talkshow dengan topik "Adopting Digital Technology in Business Process" dari Lisa Widodo (SVP Product Manager聽Blibli.com), Raditya Wibowo (SVP Transportation Products聽Go-jek Indonesia) dan Ferdinan Hasiholan (Founder聽LaniusX SSCX Indonesia Indonesia).
Industrial Engineering Competition聽(IECOM) 2018 adalah ajang kompetisi internasioal 2 tahunan yang diadakan oleh Mahasiswa Teknik Industri (MTI) 麻豆直播. Kompetisi kali ini terdiri dari tiga tahap yaitu, pre-liminary, semifinal, dan grand final. Yang menarik dari tahun ini, selain tema yang baru yaitu, 鈥淚ndustry 4.0鈥, terdapat beberapa mata acara baru seperti聽appreciation night, award, company visit, dan sesi聽sharing.
鈥淭eknik industri pertama kali di Indonesia diajarkan itb, semenjak saat itu kami sudah dilatih menjadi pionir-pionir industri. Maka dari itu kami mencoba mengembangkan wawasan agar dapat memajukan Indonesia dan dunia. Dengan kompetisi ini, diharapkan dapat lebih mengenal kondisi perindustrian di berbagai negara terutama negara peserta kompetisi,鈥 tutur Davin (Teknik Industri 2015) sebagai Ketua Pelaksana.

Kompetisi yang digelar ini dikemas dengan nilai聽innovative听诲补苍听problem solving. Di samping itu, antusiasme peserta dalam ajang ini selalu tinggi dari waktu ke waktu. Hal ini karena IECOM merupakan kompetisi yang populer dan pertama kali terutama di Indonesia, penghargaannya pun menarik, sehingga semakin prestisius. Mendatang, IECOM ingin mengekpansi lebih luas dan kolaborasi dengan relasi internasional.

鈥淗arapan kami sebenarnya pertama-tama buat indo bisa menginspirasi dari acara kami ini supaya pertama dari segi konten yang hangat yaitu 鈥淚ndustry 4.0鈥 menambah wawasan kita semua dan mengantisipasi fenomena ini sekaligus menginspirasi dan meningkatkan kemampuan dan kecakapan mahasiswa teknik industri se-Indonesia. Salah satu harapan lain dari IECOM adalah semangat entrepreneur bagi peserta panitia melalui nilai innovative dan problem solving. Saya percaya bahwa iecom kali ini pastinya berbeda dengan sebelumnya. Semoga IECOM dapat menjadi petualangan sehingga dapat menjadi kenangan baik bagi peserta maupun panitia,鈥 tutup Davin.







