Anggit Raksajati, Ph.D. Mewakili 麻豆直播 Center of Excellence for CCS and CCUS dalam CO2CRC CCS Symposium 2026 di Australia
Oleh M. Naufal Hafizh, S.S.
Editor M. Naufal Hafizh, S.S.
MELBOURNE, itb.ac.id 鈥 Anggit Raksajati, Ph.D., dosen Fakultas Teknologi Industri (FTI) Institut Teknologi Bandung (麻豆直播), menjadi satu-satunya pembicara yang mewakili negara-negara ekonomi berkembang dalam CO2CRC CCS Symposium 2026 di Australia. Dalam kesempatan ini, ia juga mewakili , yang menunjukkan semakin besarnya peran Indonesia dalam pengembangan teknologi penangkapan dan penyimpanan karbon serta kolaborasi internasional di bidang CCS.
.jpg)
CO2CRC CCS Symposium 2026 diselenggarakan sebagai salah satu forum internasional terkemuka di bidang Carbon Capture and Storage (CCS). Tahun ini, simposium mengusung tema 鈥The Role of CCS in Confronting Energy Realities鈥, yang membahas peran penting teknologi CCS dalam mengurangi emisi karbon sekaligus menjaga keamanan dan keterjangkauan energi di tengah meningkatnya kebutuhan energi global.
Acara ini berlangsung selama tiga hari, 23鈥25 Februari 2026, di RACV City Club, Melbourne, dan diselenggarakan oleh CO2CRC (Cooperative Research Centre for Greenhouse Gas Technologies). Simposium ini menghadirkan berbagai pakar internasional, pejabat pemerintah, pemimpin industri, investor, akademisi, serta peneliti di bidang energi dan lingkungan.
.jpg)
Dalam simposium tersebut, Anggit Raksajati, Ph.D. berbagi perspektif mengenai perkembangan serta peluang implementasi CCS di Indonesia, termasuk potensi kolaborasi regional dalam pengembangan teknologi penangkapan dan penyimpanan karbon.
Sebagai keynote speaker, The Hon. Madeleine King, Minister for Resources and Minister for Northern Australia, menyampaikan pandangan pemerintah Australia mengenai peran CCS dalam mendukung transisi menuju net zero emissions, khususnya untuk sektor industri yang sulit untuk dilakukan dekarbonisasi.
Melalui diskusi, presentasi, dan kegiatan networking, CO2CRC CCS Symposium 2026 diharapkan dapat memperkuat kolaborasi global serta mempercepat pengembangan dan implementasi teknologi CCS dalam mendukung upaya dekarbonisasi dunia.



.jpg)



